Contoh Laporan Hasil Diskusi (Perjalanan, dan Penelitian)

minna kali ini admin akan memberikan contoh laporan hasil diskusi singkat dengan berbagai macam tema laporan hasil diskusi seperti perjalanan, dan penelitian. Adapun contoh laporan hasil diskusi yang akan saya berikan ini tentu saja sudah sesuai struktur dan juga sudah sesuai dengan kaidah 5WH1.
Contoh Laporan Hasil Diskusi (Perjalanan, dan Penelitian)

Pada bab-bab sebelumnya anda telah belajar tentang laporan. Laporan yang telah dipelajari berupa laporan perjalanan atau pengamatan. Laporan tidak hanya berupa laporan perjalanan atau pengamatan, tetapi ada pula laporan hasil diskusi. Laporan hasil diskusi terdiri atas unsur-unsur berikut.

1.   Topik diskusi
2.   Waktu pelaksanaan
3.   Pelaksanaan atau orang yang melakukan diskusi, meliputi moderator, notulis, penyaji, dan peserta.
4.   Kesimpulan
5.   Saran
6.   Pelapor

Tugas pembuatan laporan hasil diskusi mengenai  contoh laporan pejalanan


BAB I PENDAHULUAN
A.      Latar Belakang  Pelaksanaan diskusi
Sesuai dengan materi yang harus dipelajari disistem pembelajaran KTSP 2006 oleh siswa kelas tiga disemester ke lima, yaitu mengenai materi “Menulis Laporan Ilmiah Sederhana” adapun salah satu jenis laporan yang kami analisis pada kesempatan kali ini mengenai laporan perjalanan. Dalam rangka meningkatkan kualitas pelajar maka kami dituntun untuk dapat mencari, menganalisis, mempraktekan, dan membuat laporan hasil diskusi. Maka agar kita dapat memahami unsur-unsur yang terdapat dalam sebuah laporan perjalana untuk itu kita harus bisa menganalisis hal apa saja yang terdapat dalam isi laporan diskusi tersebut dengan cara mempelajaran contoh laporan yang dibuat oleh orang lain. Dengan begitu, kita dapat mengetahui apa poko-poko yang terdapat didalamnya hingga kita mampu mempraktekan kegiatan diskusi untuk dapat memecahkan permasalahan yang dihadapi dalam materi yang sedang didiskusikan. Hingga pada akhirnya kita mampu secara mandiri untuk Menulis Laporan Ilmiah Sederhana mengenai diskusi dan perjalanan atau laporan ilmiah lainnya.



Dalam sebuah laporan perjalanan terdapat unsur-unsur. Yang harus kita mengerti mengenai pengertian dan maksud dari sebuah unsur yang terdapat di dalamnya. Dan mengurutkannya secara sistematika yang terdapat dalam laporan perjalanan dan perjalanan. Agar memberi kemudahan bagi kita untuk membuat sebuah laporan hasil diskusi yang kami laksanakan.

B.      Tema
Menganalisis contoh laporan hasil laporan perjalanan
Subtema:
1.       Mengenai unsur dari sebuah laporan perjalanan
2.       Mengurutkannya dengan sistematika laporan itu sendiri
3.       Mengetahui pengertian dan maksud dari unsur laporan perjalanan

C.      Manfaat Diskusi
Diskusi ini diharapkan peserta diskusi dapat memahami konsep dari sebuah diskusi hingga dapat mempraktekannya sesuai aturan diskusi itu sendiri dan dapat mempertanggung jawabkan hasilnya dalam bentuk laporan yang baik.

D.      Tujuan Diskusi
a.       Meningkatkan pengetahuan peserta dalam hal laporan perjalanan
b.       Malatih mental peserta
c.       Saling menghargai antar peserta lain


BAB II  PELAKSANAAN DAN HASIL DISKUSI

A.      Pelaksanaan
1.       Topik Diskusi dan Pembicara
Dalam diskusi ini ditampilkan pembicara utama berikut materi yang dijelaskan:
a.       Evi juliani membahas mengenai ( unsur-unsur dan sistematika, pengertian laporan diskusi, kata pengantar, daftar isi )
1.       Unsur – unsur dan sistematika sama sama membahas hal yang serupahanya saja letak perbedaannya ada pada urutannya. Dalam penyebutan unsur-unsur kita bisa secara acak menyebutkannya satu persatu, namun apabila sistematika kita harus secara urut satu persatu dari awal sampai akhir.
2.       Pengertian laporan perjalanan menjelaskan mengenai apa yang dimaksud laporan perjalanan itu sendiri dan menjelaskan bentuk penulisan laporan perjalanan.
3.       Kata pengantar menjelaskan halaman yang berisi ucapan-ucapan dari si penulis atas selesainya penulisan karya tulis.
4.       Daftar isi membahas mengenai halaman yang menjadi petunjuk isi pokok dalam sebuah laporan.

b.       Diana lisnawati membahas mengenai (bab 1 pendahuluan yaitu latar belakang, tunjuan, manfaat, bab 2 pelaksanaan kegiatan waktu, objek, biaya, perjalanan hasil kegiatan )
1.       Latar belakang menjelaskan mengenai dasar atau titik tolak untuk memberikan pemahaman kepada pembaca atau pendengar  mengenai apa yang ingin kita sampaikan.
2.       Tujuan membahas mengenai menjelaskan tujuan atau sasaran yang ingin dicapai setelah melakukan kegiatan perjalanan.
3.       Manfaat menjelaskan hal apa yang dapat kita ambil setelah melakukan proses diskusi mengenai penganalisisan laporan perjalanan tentunya memberi dampak fositif bagi perkembangan pembuatan karya ilmiah kita selanjutnya.
4.       Bagian pelaksana kegiatan dan isinya membahas mengenai bagaimana proses berjalannya kegiatan perjalanan tersebut.

c.       Siska wahyuni ( bab 3 penutup kesimpulan dan saran )
1 . kesimpulan Bagian ini memaparkan pertanyaan-pertanyaan penting yang berupa simpulan atas fakta-fakta yang berhubungan dengan objek pengamatan.
2 . Saran masukan-masukan yang di berikan kepada pihak-pihak tertentu setelah melakukan penganalisisan.

2.       Peserta
a.       Guru bahasa indonesia sebagai pembingbing jalannya kegiatan diskusi
b.       Kelompok 2 sebagai pemateri dan pemandu jalanya kegiatan diskusi
c.       Siswa dan siswi kelas XII multimedia II sebagai pendengar

3.       Waktu dan Tempat
Diskusi ini dilaksanakan di ruangan SMKN 9 GARUT tepatnya di kelas XII multimedia II Jl. Raya Garut – Bayongbong KM.7 Ds. Panembong.
Dilaksanakan pada hari selasa 17 november 2015 pada jam ke tiga pelajaran 08. 30 s/d selesai.
4.       Penyelenggara
Siswi kelas XII multimedia II kelompok ke dua anggotanya terdiri dari lima orang yaitu:
-          Diana Lisnawati
-          Evi Juliani
-          Mastatin
-          Resi
-          Siska Wahyuni

B.      Hasil Diskusi
1.       Peserta
Kegiatan diskusi yang diadakan pada tanggal 17 november 2015 dan dengan diikuti oleh 35 Peserta dianggap telah memenuhi kriteria.
2.       Pelaksanaan Diskusi
Diskusi yang dibuka dan dimoderatori oleh Resi sebagai penyaji dari kelompok dua, pelaksanaan diskusi menarik dan apresiatif ada kesinambungan antara peserta dan pendengar. Ketiga pemateri menyampaikan pembahasan mengenai unsur diskusi. Oleh karna itu, peserta antusias dalam menyimak dan mempelajari materi dalam diskusi ini.
3.       Kendala – kendala
Kurangnya alat pendukung seperti infocus sehingga materi tidak dapat di baca oleh para pendengar. Juga kurangnya waktu yang disediakan untuk diskusi sehingga ada materi tidak disampaikan secara menyeluruh.

BAB III PENUTUP

A.      Simpulan
Kesimpulan dari hasil diskusi ini telah dilaksanakan dengan baik dan lancar. Simpulan dari diskusi ini adalah memahami apa unsur - unsur yang terdapat dalam pembuatan laporan hasil perjalanan adalah:
1). Kata pengantar
2). Daftar isi
3). Pendahuluan
        a. Latar belakang masalah
        b. Tujuan laporan masalah
        b. Manfaat laporan masalah
4). Pelaksanaaan kegiatan
        a. Waktu
        b. Objek
        c. Biaya
        d. Perjalanan hasil kegiatan
5). Penutup
        a. Kesimpulan
        b. Saran
Dengan demikian kita dapat membuat laporan perjalanan dengan menggunakan unsur – unsur yang telah kita pelajara pada hasil diskusi ini.
B.      Saran
1.       Kita harus meningkatkan kreatifitas agar banyak masalah yang mampu kita pecahkan dengan cepat dalam setiap kegiatan diskusi
2.       Harus memperhitungkan waktu yang harus kita sediakan agar apa yang akan disampaikan dapat tersampaikan sesuai dengan waktu yang disediakan.
3.       Meningkatkan alat – alat yang dapat mendukung tercapainya keberhasilan dalam melakukan diskusi, agar audien dan pemateri dapat memiliki kesinambungan atau pemikiran yang sejalan.
C.      Melampirkan Notula
Notula merupakan catatan singkat mengenai jalannya persidangan (rapat) ataupun diskusi serta hal-hal yang dibicarakan dan diputuskan. Notula tidak memiliki format yang standar. Hal ini tergantung pada kesepakatan organisasi yang menyelenggarakan acara notula tersebut.
Notula Diskusi
Judul Diskusi : Menganalisis contoh laporan hasil perjalanan
Tempat dan waktu : Ruang  SMKN 9 GARUT di kelas XII Multimedia duatanggal 16 November 2015 pada jam 08.30 WIB.
Penyaji atau Pembicara : Diana Lisnawati, Evi juliani, Siska wahyuni.
Moderator : Resi
Acara
1.       Pembukaan : prakata dari moderator mengenai diskusi yang dilaksanakan
2.       Penyajian : Menyajikan materi penganalisisan laporan diskusi
3.       Tanya-Jawab : Dalam sesi ini hanya ada satu penanya yaitu:
Penanya : Yeni rahmawati
Penjawab : Diana lisnawati
        Yeni : Dalam pembahasan laporan perjalanan ada yang disebut dengan naratif/deskriftif lalu apa yang dimaksud hal tersebut?
        Diana : yang dimaksud dengan teks naratif adalah sebuah teks yang bersifat menguraikan dan menjelaskan kerangka atau proses yang subjeknya merupakan suatu rangkaian kejadian. Sedangkan teks deskriptif adalah sebuah teks tang bersifat menggambarkan apa adanya sebuah keadaan sebuah prosa yang yang dirasa lebih segar penyajiannya.
4.       Saran Peserta : Meningkatkan kreatifitas dan mampu memahami secara menyeluruh tentang pembahasan yang sedang  didiskusikan.
5.       Simpulan diskusi : Kesimpulan dari hasil diskusi ini telah dilaksanakan dengan baik dan lancar. Simpulan dari diskusi ini adalah memahami  apa unsur - unsur yang terdapat dalam pembuatan laporan hasil perjalanan.

Notulis


Tugas pembuatan laporan hasil diskusi mengenai  contoh laporan Penelitian

Laporan Hasil Diskusi Kelompok

Kelompok : I (SATU)
Kelas  : XII IPA – 5
Sekolah     : SMA Negeri 1 Natar, Lampung Selatan

I. Tujuan
Melatih kecakapan siswa serta saling menghargai dalam mengemukakan pendapat

II. Topik Diskusi
Asal usul kehidupan

III. Pelaksanaan
Waktu : Senin, 13 April 2015
Tempat : Kelas XII IPA 5, SMA N 1 Natar
Kelompok Penyaji : Kelompok 5, yang beranggotakan:
- Diana Novita Sari (Sebagai Moderator)
- Made Sukawaryan (Notulen)
- I Putu Gede Swastika (Penyaji -1 / Ketua Kelompok)
- Septa Anggraini (Penyaji – 2)

Peserta  : Seluruh siswa – siswi kelas XII IPA – 5 SMA N 1 Natar

IV. Hasil Dsikusi

Penelitian yang dilakukan oleh para ilmuan untuk mengungkapkan teori tentang asal usul kehidupan, menghasilkan beberapa teori yaitu:

a. Teori abiogenesis

Teori ini dicetuskan pertama kali oleh tokoh filsuf yang berpengaruh pada masa itu, yakni Aristoteles. Teori ini mengungkapkan bahwa kehidupan (makhluk hidup) berasal dari benda tak hidup, atau dikenal juga dengan teori Generatio Spontanea yaitu pembentukan secara spontan. Teori ini diperoleh Aristoteles berdasarkan pengamatannya terhadap benda-benda hidup sekitar, ia melihat ikan yang keluar dari lumpur, selain itu ia melihat belatung yang keluar dari daging yang membusuk. Berdasarkan pengamatannya itu, Aristoteles menyimpulkan bahwa makhluk hidup (belatung, ikan) muncul secara spontan dari benda tak hidup (lumpur, daging) dengan adanya gaya hidup. Teori ini didukung oleh ilmuwan lainnya yakni A.V. Leewuenhoek, dan J. Needham.

b. Teori biogenesis

Merupakan teori yang menentang teori abiogenesis, yaitu teori yang menyatakan bahwa makhluk hidup (kehidupan) berasal dari makhluk hidup sebelumnya. Teori ini didapatkan dari percobaan yang dilakukan oleh Francisco Redi, L. Spalanzani, dan Louis Pasteur. Pada percobaan yang dilakukan Pasteur lah teori abiogenesis dapat ditumbangkan setelah berabad-abad dipercaya oleh masyarakat.

c. Teori Biokimia

Teori ini diungkapkan oleh beberapa ilmuwan modern yakni Oparin, H. Urey dan S. Miller. Menurut teori ini, kehidupan terbentuk dari reaksi antara senyawa-senyawa kimia yang pertama kali terdapat di bumi, yaitu senyawa metana (CH4), hidrogen (H2), amoniak (NH3), dan air (H2O) yang bereaksi akibat adanya energi listrik yang berasal dari halilintar. Reaksi keempat senyawa ini membentuk endapan dalam bentuk asam amino, kemudian dari asam amino yang terbentuk, menginisiasi pembentukan makhluk hidup yang pertama, heterotrof. Akibat aktivitas biologis dari organisme tersebut, maka menginisiasi pembentukan makhluk hidup selanjutnya yang bersifat autotrof. Kemudian, adanya pengaruh lingkungan dan sebagainya menyebabkan pembentukan kehidupan seperti sekarang yang amat beragam.

V. Kesimpulan dan Saran

Berdasarkan diskusi yang telah dilaksanakan, dapat disimpulkan bahwa asal-usul kehidupan masih bersifat misteri. Meski kemajuan teknologi makin muthahir, namun hal itu belum dapat menjawab bagaimana kehidupan ini berawal. Teori-teori yang diungkapkan oleh para ilmuwan, kerap kali terdapat kekeliruan dengan ditemukannya teori-teori yang baru. Dengan demikian, asal-usul kehidupan masih belum ditemukan kebenarannya.

Adapun saran terkait jalannya diskusi ini yaitu, meski sudah berjalan dengan baik, namun moderator kurang berperan dalam mengatur jalannya diskusi. Sehingga materi diskusi yang sedang dibahas menjadi tidak fokus pada topik yang disajikan. Kemampuan menjawab para penyaji pun dirasa kurang menguasai materi ini. Sehingga, terdapat beberapa pertanyaan yang belum terjawab.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Klik (X) kali tuk menutup
Dukung kami dengan ngelike fanspage ×