Kalimat Majemuk : Pengertian dan Contoh Kalimat Majemuk

Kalimat majemuk adalah materi kalimat  yang ditemukan pada kelas IX bahasa indonesia. Kalimat majemuk ini sangat sering kita jumpai di berbagai tingkat sekolah. Oleh karena kali ini kita akan membahas materi lengkap semua tentang  kalimat majemuk. Yaitu yang akan kita bahas mengenai Pengertian, jenis dan Contoh kalimat majemuk  berdasarkan 5WH1 yang diharapkan bisa membantu mengisi makalah,  dan tugas bahasa indonesia kalian semua,
Kalimat Majemuk : Pengertian dan Contoh Kalimat Majemuk

Menggunakan Kalimat Majemuk
Perhatikan dua contoh kalimat majemuk berikut.
1.   Gagasan sekolah partai mendapat apresiasi dari akademi dan masyarakat.
2.   Sekolah partai masih mejadi mimpi besar karena belum dilengkapi perangkat ajar.

Kalimat ke-1 merupakan contoh kalimat majemuk setara yang dihubungkan konjungsi dan. Kalimat majemuk setara adalah kalimat yang terdiri atas dua klausa aau lebih yang kedudukanya setara atau sederajat.
Kalimat ke-1 tersebut terdiri atas dua kalimat tunggal, yaitu 1) Gagasan sekolah Partai mendapat apresiasi dari  akademi dan 2) gagasan sekolah partai mendapat apresiasi dari masyarakat.

Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat
Kalimat ke-2 merupaan contoh kalimat majemuk bertingkat yang di hubungkan konjungsi karena. Kalimat Majemuk Bertingkat adalah kalimat majemuk yang terdiri atas dua klausa atau lebih. Klausa-klausa yang menbentuk kalimat majemuk berperan sebagai induk kalimat dan anak kalimat. Kalimat ke-2 terdiri atas dua kalimat, yaitu 1) sekolah partai masih menjadi mimpi besar dan 2) sekolah partai belum dilengkapi perangkat ajar.

Contoh Kalimat Majemuk Campuran
Selain Kalimat majemuk setara dan bertingkat, ada pula kalimat majemuk campuran. Kalimat majemuk campuran adalah kalimat majemuk yang terdiri atas tiga klausa yang mempunyai hubungan setara dan bertingkat.
Pola kalimat majemuk campuran dibedakan atas pola atasan yang menduduki induk kalimat dan pola bawahan yang menduduki anak kalimat

Langkah-Langkah Mengetahui Kalimat Tunggal
Anda dapat mengetahui kalimat tunggal dengan cara mengenal kalimat majemuk. Ikuti langkat-langkah berikut.

1.   Tentukan dahulu konjungsi yang digunakan dalam kalimat tersebut.
2.   Pahamilah jenis kalimat majemuk tersebut. Apakah kalimat tersebut termasuk kalimat majemuk setara, bertingkat atau campuran?
3.   Panggallah kalimat tunggal yang terdapat dalam kalimat tersebut. JIka kalimat tersebut setara, berarti bagan-bagiannya berupa dua klausa yang sejajar. JIka kalimat tersebut berupa kalimat majemuk bertingkat, berarti bagian-bagiannya berupa induk kalimat dan anak kalimat. Jika kalimat tersebut berupa kalimat majemuk campuran, berarti bagian-bagiannya berupa hubungan seara dan bertingkat.
4.   Ingatlah bahwa kalimat majemuk setara dan bertingkat sering melesapkan subjek, predikat, objek, ataupun keterangan.


Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat

Contoh dari kalimat majemuk bertingkat, antara lain sebagai berikut:

  • Ketika sedang bekerja, Budi pingsan.
  • Asalkan mau belajar, kau pasti bisa mengerjakan soal itu.
  • Seandainya Andi datang lebih cepat, aku pasti bertemu dengannya.
  • Sepupu tinggal di kota agar bisa menemani ibunya.
  • Walaupun hatinya sedih, dia tidak pernah menangis.
  • Daripada melamun, bantulah ayahmu.
  • Acara itu dibatalkan karena hujan turun sangat deras
  • Kami tidak setuju, maka kami protes
  • Dia berjalan dengan santai.
  • Sekarang dia tahu bahwa adiknya bisa membaca.
  • Tanpa memakai kendaraan, Budi sampai di rumahku 


Contoh Kalimat Majemuk Campuran

  • Ayah pulang ketika ibu memasak dan adik membaca buku.
  • Ujian sudah selesai ketika tim pemeriksa datan dan guru-guru sudah pulang.
  • Saya sedang menulis dan adik bermain ketika ayah datang.
  • Indonesia adalah negara pertanian, tetapi Indonesia menghadapi kendala serius dalam hal musim sehingga swasembada beras tidak tercapai.
  • Karena hari sudah malam, kami berbincang-bincang sebentar dan langsug pulang.
  • Kami pulang, tetapi mereka masih bekerja karena tugasnya belum selesai. 

Konjungsi disebut juga kata penghubun. Dua kalimat tersebut menggunakan salah satu konjungsi antara kalimat, yaitu, disamping itu. Konjungsi antarkalimat adalah konjungsi yang menghubungkan satu kalimat dengan kalimat yang lain. Konjungsi ini selalu mengawali satu kalimat baru. Huruf pertama ditulis dengan huruf kapital dan diikuti tanda baca koma. Konjungsi tersebut digunakan untuk menyatakan hal, peristiwa, atau kejadian lain diluar dari yang telah dinyatakan sebelumnya. Konjungsi antarkalimat yang lain adalah tambahan pula dan lagi pula. 


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Klik (X) kali tuk menutup
Dukung kami dengan ngelike fanspage ×