Pengertian Negosiasi, struktur, kaidah

Negosiasi dalam Bidang kewirausahaan dan ketenagakerjaan ini adalah hal-hal yang biasa kita lakukan sehari-hari, negosiasi di lakukan pada saat kita membeli sesuatu atau tukar-menukar dalam bidang kewirausahaan atau Ketenagakerjaan, nah kita sekarang akan membahas tentang Negosiasi yaitu antara lain  pengertian, struktur negosiasi, dan kaidah-kaidah negosiasi
Struktur Negosiasi
Struktur Negosiasi

Bernegosiasi selain mampu mengasah keberaniam berpendapat, juga mengasah kemampuan mempertahankan pendapat. Dalam berpendapat maupun mempertahankan pendapat, pihak yang terlibat dalam suatu negosiasi (negosiator) harus memiliki kepandaian dan kesantunan. Kedua sikap tersebut akan sangat mendukung kelancaran sebuah negosiasi.

Penyatuan Persepsi Teks Negosiasi
Di bawah ini teks negosiasi yang akan di bicarakan berkenaan dengan kegiatan jual beli. Kegiatan jual beli (bukan dengan harga tetap) ini merupakan salah satu aktivitas yang sangat erat dengan kehidupan sehari-hari dan terdapat negosiasi di dalamnya. Hal  ini dimaksudkan agar siswa mampu mengeksplorasi teks negosiasi dalam kegiatan yang tidak asing dalam kehidupan sehari-harinya.

Negosiasi adalah bentuk interaksi sosial yang berfungsi untuk menetapkan keputusan di antara pihak-pihak yang mempunyai kepentingan yang berbeda. Kedua belah pihak dalam negosiasi ini memerlukan persetujuan kedua belah pihak sehingga terjadi proses saing memberi dan menerima sesuatu untuk mencapai kesepakatan bersama.

Struktur Teks Negosiasi
Orientasi : Pembukaan atau awalan dari percakapan sebuah negosiasi. Biasanya berupa kata salam, sapa dan sebagainya.
Permintaan : Di mana pihak yang ingin tahu menanyakan suatu barang atau permasalahan yang dihadapi.
Pemenuhan : Pihak yang terkait memberitahukan mengenai barang atau obyek agar orang yang diajak interaksi oleh pihak tersebut menjadi lebih paham.
Penawaran : Suatu puncak dari negosiasi karena terjadi proses tawar menawar pihak satu dengan pihak yang lain untuk mendapat sebuah kesepakatan yang menguntungkan satu sama lain.
 Persetujuan : Kesepakatan atas hasil penawaran dari kedua belah pihak.
Pembelian : Terjadinya transaksi jual beli antara masing-masing pihak terkait.
 Penutup : Mengakhiri dari sebuah percakapan antara kedua pihak untuk menyelesaikan suatu proses interaksi dalam negosiasi.

 


Kaidah Kebahasaan Teks Negosiasi
Adapun kaidah-kaidah negosiasi adalah sebgai berikut.
1. Negosiasi selalu melibatkan dua pihak atau lebih
2. Negosiasi merupakan kegiatan komunikasi langsung (tatap muka), menggunakan bahasa lisan,           dan didukung oleh gerak tubuh serta ekspresi wajah.
3. Negosiasi terjadi karena terdapat perbedaan kepentingan.
4.  Negosiasi diselesaikan melalui tawar-menawar/tukar-menukar.
5. Negosiasi menyangkut suatu rencana/program yang belum terjadi.
6. Negosiasi bermuara pada dua hal, yaitu sepakat atau tidak sepakat.

B. Membangun Teks Negosiasi Melalui Kerja Sama

Anda telah mengetahui bahwa negosiasi adalah bentuk interaksi sosial yang berfungsi mencari penyelesaian bersama di antara pihak-pihak yang mempunyai perbedaan kepentingan. Dalam bidang ketenagakerjaan,negosiasi lazim dilakukan. Salah satunya adalah negosiasi gaji antara calon karyawan dan pihak perusahaan.

Dalam proses rekrutmen tenaga kerja, ada sebagian perusahaan yang menentukan gaji calon karyawannya melalui jalan negosiasi gaji. Kegiatan negosiasi gaji ini biasanya dilakukan bersamaan dengan tes wawancara, (interview) kerja.


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Klik (X) kali tuk menutup
Dukung kami dengan ngelike fanspage ×