Teks Cerita Pendek : Pengertian, Ciri-Ciri, struktur, Unsur Intrinsik dan Unsur Ekstrinsik Cerita pendek

Teks cerita pendek atau biasa sering disebut cerpen adalah karangan pendek yang berbentuk prosa. Umumnya mengisahkan masalah sederhana dan diceritakan secara singkat. Saat ini banyak sekali penulis cerpen yang mengangkat cerita dengan tema-tema remaja seperti persahabatan, persaingan, dan percintaan. Dalam kisahnya yang kekinian dan beraneka ragam, menjadikan cerpen dengan tema-tema seperti ini sangat populer dikalangan remaja itu sendiri (anak sekolahan).

Pengertian Cerita Pendek, Ciri-Ciri, struktur, dan unsur intrinsik
Pengertian Cerpen 
Cerpen merupakan karangan pendek yang berbentuk prosa. Seperti halnya jenis lainnya (novel roman) cerpen adalah karya sastra yang berbentuk cerita bebas, tidak terkait oleh rima, irama, dan kemerduan bunyi seperti puisi. Bahasa yang digunakan seperti bahasa sehari-hari. Sebuah cerpen mengisahkan sepenggal kehidupan tokoh yang penuh pertikaian, peristiwa, dan pengalaman. KareSna hanya mengisahkan masalah sederhana dan diceritakan secara singkat, tokoh dalam cerpen tidak sampai mengalami perubahan nasib.

Struktur Teks Cerpen
Perhatikan struktur teks cerpen tersebut! sebagai teks narasi, cerpen disusun dengan struktur teks yang dimulai dari judul, orientasi, komplikasi, klimaks, dan terakhir resolusi


  1.     Judul, yaitu tema yang harus di isi terlebih dahulu untuk memulai alur cerita pendek.
  2.     Orientasi, yaitu pendahuluan sebagai awal kejadian suatu cerita. pada bagian ini para pelaku               diperkenalkan. Selain itu, dijelaskan soal waktu dan tempat terjadinya peristiwa.
  3.     Komplikasi, yaitu munculnya konflik, reaksi para pelaku, dan konflik yang semakin meningkat.
  4.     Klimaks, yaitu konflik menapai puncak.
  5.     Resolusi, berisi penyelesaian masalah yang dihadapi para pelaku.\
Ciri-Ciri Teks Cerpen 
Selain struktur yang telah di uraikan diatas, teks cerpen juga memiliki ciri-ciri  yang membedakan dengan teks-teks lain. Berikut adalah kaidah-kaidah dalam teks cerpen.
  1.     Bersifat rekaan atau khayalan. Namun, ada pula yang berumber dari kisah nyata.
  2.     Yema mengupas masalah sederhana.
  3.     Panjangnya tidak lebih dari 10.000 kata.
  4.     Tokoh yang dimunculkan hanya beberapa orang.
  5.     Berpusat pada satu konflik yang dialami tokoh utama.
  6.     Akhir cerita tidak mengubah nasib tokoh utama.
  7.     Bahasa yang digunakan umumnya mengandung unsur estetika atau tidak kaku.

Dalam pembuatan cerpen ada gaya bahasa yang disebut diksi, Diksi digunakan untuk membuat memperindah cerpen yang kita buat. kita juga bisa menggunakan majas atau gaya bahasa. Secara gari besar majas terbagi menjadi empat, yaitu majas perbandingan, penegasan, pertentangan, dan sindiran.


Majas perbadingan 
  1.     Alegori
  2.     Metafora
  3.     Personifikasi
  4.     Simile
Majas Pertentanganironi
  1.     Litotes
  2.     Hiperbola
  3.     Antitesis
Majas Pertautan 
  1.     Metonimia
  2.     Sinekdoke
  3.     Eufimisme
  4.     Elipsis
Majas Penegasan
  1.     Pleonasme
  2.     Klimaks
  3.     Antiklimaks
  4.     Repetesi
Unsur Teks Cerpen 
Dalam teks cerpen setidaknya ada empat unsur cerita, yaitu latar, penokohan, alur, dan sudut pandang. Unsur-unsur tersebut dikenal dengan unsur intrinskik cerita. Saat anda membaca teks cerpen ata karya fiksi lainnya, Anda akan menjumpai unsur-unsur penting tersebut. Selain unsur-unsur intrinsik, unsur pembangunan teks cerpen lainnya adalah unsur ekstrinsik.

a. Unsur intrinsik adalah unsur-unsur yang membangaun karya sastra itu sendiri, Unsur inilah yang membuat cerpen hadir sebagai sebuah karya sastra. Unsur-unsur intrinsik mencakup hal-hal sebagai berikut.
  1.     Tema adalah ide pokok yang mendasari suatu cerita.
  2.     Alur adalah susunan peristiwa atau kejadi yang membentuk sebuah cerita. Alur dibedakan menjadi       tiga, yaitu alur maju, aluur mundur, dan alur campuran.
  3.     Penokohan adalah cara pengarang mengganbarkan dan menggembangkan karakter tokoh-tokoh         (pelaku) dalam cerita. Teknik yang digunakan antara lain: teknik analitik/penggambaran langsung,         penggambaran fisik dan perilaku tokoh, penggambaran lingkungan, kehidupan tokoh,                           penggambaran cara berbahasa tokoh, dan pengungkapan jalan pikiran tokoh.
  4.     Latar atau setting adalah tempat, waktu, dan suasana berlangsungnya kejadian dalam cerita.
  5.     Sudut pandang (point of view) adalah posisi penggarang dalam membawakan cerita.
  6.     Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan pengarang kepada pembacanya.
b.     Unsur ekstrinsik adalah unsur-unsur yang berada diluar karya sastra, tetapi secara tidak langung memengaruhi penciptaan karya sastra tersebut. Unsur ekstrinsik meliputi hal-hal sebagai berikut.
  1.     Latar belakang kehidupan penggarang
  2.     Situasi sosial budaya ketika karya sastra itu diciptakan.
Contoh Teks Cerpen

Persahabatan
Sudah Duan Tahun 
    Pagi-pagi dia sudah menyambutku dengan seikat mawar putih dan kuning. dan kami berpandangan. Sepasang mata yang sudah amat kukenal itu berbinar-binar, penuh kasih. Aku tersipu-sipu. Jantungku berdegup kencang. Perasaan seperti ini hampir tak pernah lagi kurasakan akhir-akhir ini, sejak aku mulai pacaran dengannya dua tahun silam.
    yang pasti, ini bukan apa yang disebut cinta pada pandangan pertama. Sebelum pacaran dengannya, aku sudah cukup baik mengenalnya, tanpa perasaan istimewa sedikitpun. Karena, dia pun tidak istimewa. Mana ada cowo sastra yang istimewa. Kalau tak aneh bak seniman tanggung, tentu agak feminim lah. untungkalh dia termasuk kategori yang pertama. Tak apa-apalah.
    Pada mulanya dulu, telingaku sering mendengar gosib bahwa dia naksir aku. Ah, apa iya? aku berninat pada gosip semacam itu. Kalau saja aku masih muda seperti dulu (aku sudah merasa tua sekarang), tentu sudah kudatangi dia, dan "kusemprot" habis-habisan. Tapi.... Ah, harus ku akui kalau aku lalu jadi mulai memperhatikannya. Paling tak, aku ingin tahu seperti apa lagi sih, orang yang naksir padaku kali ini, Aha, seorang lelaki muda, jangkung, agak kurus, dan berambut ikal.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Klik (X) kali tuk menutup
Dukung kami dengan ngelike fanspage ×