20 Contoh Teks Tanggapan Kritis Singkat/Pendek Beserta Strukturnya ( tentang Pendidikan, Narkoba, Kelas 9 dan UNBK)

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pelajaran bahasa indonesia yaitu tentang contoh teks tanggapan kritis, dimana akan kita bahas mengenai pengertian dan 20 contoh teks tanggapan kritis singkat / pendek, dan 2 paragraf sederhana sesuai kaidah 5w1h.
Contoh teks tanggapan kritis Singkat beserta strukturnya

Pengertian Teks Tanggapan Kritis

Teks Tanggapan Kritis merupakan teks yang berisi kritik pedas terhadap suatu hal mengenai kesalahan. Contoh biasanya terjadi ketika debat, si A memberi kritik kepda si B dikarenakan apa yang disampaikan B kurang pas. Sehingga hal ini kita dapat menyebutnya juga dengan menganalisa suatu pendapat, setiap tanggapan yang diberikan harus memilikiu alasan dan manfaatnya membuat orang yang ditanggap semakin lebih baik.

Tujuan Teks Tanggapan Kritis

Adapun tujuan teks tanggapan kritis yakni untuk memilih salah satu pernyataan, karena pada teks tanggapan kritis berisi alasan yang mendukung dan yang menolak.


Ciri-Ciri Teks Tanggapan Kritis

Ciri-ciri yang dimiliki teks tanggapan kritis sangat khusus, karena pasti di dalamnya terhadap tanggapan-tanggapan berbeda, ciri-cirinya yaitu:

Teks ini memuat tanggapan terhadap fenomena yang terjadi di sekitar (disertai fakta dan alasan), Struktur terdiri dari Evaluasi, Deskripsi Teks dan Penegasan Ulang, Kaidah kebahasaan dengan ciri terdapat kata rujukan.

Struktur Teks Tanggapan Kritis

Seperti yang ada pada ciri-ciri teks tanggapan kritis, teks ini disusun oleh 3 elemen yaitu:

Evaluasi merupakan berisi pernyataan umum mengenai suatu yang akan disampaikan.
Deskripsi teks merupakan bagian isi teks tanggapan kritis, memuat informasi tentang data-data dan pendapat-pendapat yang mendukung pernyataan atau melemahkan pernyataan.
Penegasan ulang merupakan bagian terakhir teks, berisi penegasan ulang mengenai suatu yang sudah dilakukan atau diputuskan.
Baca juga Contoh teks Ekposisi singkat beserta strukturnya

 Contoh Teks Tanggapan Kritis

inilah beberapa contoh mengenai contoh teks tanggapan kritis tentang pendidikan, narkoba, kelas 9, UNBK. Perhatikan contoh berikut.

Contoh 1

contoh teks tanggapan kritis ini adalah tentang yang berjudul pendidikan dengan judul antara SMA atau SMK

Antara SMA atau SMK
Evaluasi:
Bagi kalian yang sudah menyelesaikan pendidikan di tingkat SMP, mungkin akan mengalami rasa gundah untuk memilih sekolah lanjutan, antara SMA ataupun SMK.
Setiap pilihan memiliki berbagai konsekuensi tertentu yang perlu dipertimbangkan. Memutuskan pilihan antara SMA atau SMK pastinya harus berdasarkan pada faktor yang dianggap penting.

Deskripsi:
Memilih sekolah di SMA akan memudahkan kita untuk melanjutkan ke bangku perkuliahan. Tentunya juga sesuai dengan bidang yang telah kita ambil ketika sekolah di SMA.
Misalnya saja ketika SMA, kita termasuk anak IPS, maka pilihan di perguruan tinggi juga berkaitan dengan ilmu Sosial.

Begitu juga dengan anak IPA dan Bahasa. Sedangkan apabila memilih untuk sekolah SMK, setelah lulus kita bisa langsung mencari pekerjaan yang sesuai dengan jurusan yang kita pelajari di sekolah.
Kemudian apabila dilihat dari segi prakteknya di lapangan. Sekolah SMA lebih menekankan pada teori, jika dibandingkan dengan praktek lapangan.

Kalaupun ada praktek, hal itu hanya terdapat pada mata pelajaran tertentu yang membutuhkan praktek. Sedangkan apabila di SMK, pelajaran yang diberikan lebih fokus pada kegiatan praktek jika dibandingkan teori.

Tidak hanya itu, sebenarnya sekolah di SMK pun juga bila melanjutkan ke perguruan tinggi,hanya saja mata pelajaran yang kita dapat cukup terbatas. Sedangkan untuk SMA memiliki bekal mata.

Penegasan Ulang:
Berdasarkan beberapa pertimbangan di atas bahwa sekolah di SMK bisa langsung bekerja setelah lulus, tetapi juga dapat kuliah. Hanya saja dalam bekal teori yang dimiliki masih terbatas sehingga harus belajar lebih.

Sedangkan sekolah SMA lebih mudah untuk melanjutkan kuliah karena bekal teori ilmu yang di dapat ketika sekolah lebih banyak.

Contoh 2 

Contoh yang kedua merupakan contoh teks tanggapan kritis singkat tentang narkoba yang terjadi di indonesia.
Teks tanggapan kritis tentang narkoba juga sangat populer untuk diperbincangkan karena permasalahan tentang benda ini sangatlah kompleks. Berikut ini adalah contoh teks tanggapan kritis narkoba yang dapat anda simak.

Hukuman Mati Untuk Mereka, Pengedar Barang Haram

Seperti yang kita tau bahwa sekarang kita memasuki zaman modern yang serba canggih, keadaan ini mau tidak mau juga menekan peredaran narkoba menjadi semakin banyak di negara kita. Perkembangan buruk ini meliputi masyarakat, pelajar bahkan sampai pejabat negara sekalipun. Yang menjadi topik perdebatan dalam permasalahan ini tidak lain adalah hukuman mati bagi mereka yang menjadi pengedar sekaligus pemakai narkoba.

Banyak masyarakat yang mengutarakan persetujuan bahwa hukuan yang pantas bagi pengedar sekaligus pemakai narkoba adalam hukuman mati. Terdapat banyak alasan logis yang menjadi latar belakang persetujuan mereka. Alasan pertama dan paling logis adalah narkoba mmampu mempengaruhi bahkan merubah pola pikir penggunanya sehingga tidak hanya berbahaya bagi penggunanya sendiri namun juga berbahaya bagi orang lain. Sebagai contoh dapat menyebabkan kecelakaan beruntun yang berujung kematian apabila pengendara tersebut mengalami halusinasi. Alasan kedua adalah narkoba dapat merusak generasi muda penerus bangsa, Penggunaan barang ini dapat mempengaruhi dan merubah perilaku remaja menjadi semakin buruk. Padahal negara kita memerlukan adanya generasi penerus yang berakhlak mulia dan mampu memikul beban sekaligus tanggung jawab memajukan bangsa dan negara. Faktor ketiga adalah narkoba membuat calon penggunanya merasa penasaran yang akhirnya setelah mencoba maka penggunanya akan merasa ketagihan dan kecanduan. Jika orang ini bergaul dengan teman temannya maka ia dapat menularkan keburukan tersebut. Adanya hukuman mati tentu akan memberikan efek jera bagi penikmat dan pengedar narkoba, maka dari itu banyak masyarakat setuju bahwa hukuman untuk pengedar narkoba adalah hukuman mati.

Namun tidak sedikit pula orang yang menolak hukuman mati bagi pengedar narkoba dan penikmatnya. Terdapat beberapa alasan yang melatarbelakangi ketidak setujuan ini, diantaranya adalah hukuman mati dianggap kurang manusiawi dan melanggar hak asasi manusia yang telah tercantum dan sesuai dalam UUD 1945. Selanjutnya adalah pendapat bahwa hukuman mati hanya menambah anggaran negara. Karena memang untuk melaksanakan eksekusi diperlukan biaya tertentu dan ini dianggap membuang buang uang negara yang seharusnya dapat digunakan untuk pembangunan bangsa dan infrastruktur negara.

Pada dasarnya setiap orang telah diberikan hak untuk hidup bebas, namun masih saja ada manusia yang mempergunakan hidupnya untuk kerugian dirinya sendiri dan merugikan orang lain juga. Maka dari itu, adanya hukuman mati bagi pengedar narkoba memang harus ditinjau dan ditegakkan kembali karena memang narkoba memberikan dampak negatif pada perkembangan generasi muda penerus bangsa.

Contoh 3 

contoh yang ketiga ini merupakan contoh tentang materi yang berada di kelas 9.

Metode Mengajar yang Mengasyikkan,
Menyenangkan, dan Menghasilkan
(oleh Suparlan)

Foxfire merupakan metode penugasan atau pemberian tugas kepada peserta didik untuk melakukan kajian kemasyarakatan ke suatu daerah. Selanjutnya, hasil kajian itu disusun dalam bentuk tulisan singkat dan akhirnya diterbitkan sebagai bentuk laporan. Tentu saja materi penugasan tersebut terkait dengan materi pelajaran yang diajarkan.
Tujuan yang akan dicapai dengan menggunakan metode ini adalah untuk (1) meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga warisan sosial dan budaya masyarakat, (2) meningkatkan keterampilan siswa dalam proses pengumpulan data, (3) meningkatkan keterampilan menulis.
Ada dua persyaratan utama untuk dapat menerapkan metode foxfire ini. Pertama, guru harus bersedia untuk bekerja sama dengan siswa. Guru berperan sebagai mentor yang membimbing dan memberikan petunjuk kepada siswa. Kedua, hasil kegiatan pengumpulan data harus diadministrasikan dengan baik untuk memudahkan pekerjaan guru dan siswa.
Foxfire merupakan metode pembelajaran yang cukup baru dan cukup unik karena mengembangkan pendekatan pembelajaran siswa aktif, kreatif, inovatif, dan menyenangkan (PAKEM). Metode pembelajaran ini memiliki beberapa kelebihan. Pertama, para siswa akan memiliki keterampilan dalam proses pengumpulan data lapangan. Kedua, para siswa akan memiliki keterampilan dalam menulis. Ketiga, terjadi kerja sama yang sinergis antara sekolah dengan penerbit. Keempat, metode ini memberikan bekal keterampilan kepada siswa untuk dapat memeroleh penghasilan melalui menulis. Kelima, jika hasil karya siswa tersebut dapat diterbitkan dan laku dijual, kegiatan siswa ini akan dapat menghasilakan pendapatan ekonomi atau finansial (generate income).
Meskipun demikian, metode pembelajaran ini juga memiliki beberapa kelemahan. Pertama, diperlukan waktu yang cukup lama sehingga menyulitkan wakil kepala sekolah bidang kurikulum untuk membuat jadwal yang dapat mengakomodasi pelaksanaan metode ini. Kedua, diperlukan guru yang benar-benar memiliki kemampuan membimbing siswa untuk dapat menulis.
Secara umum, metode ini dikatakan baru dan cukup unik sejalan dengan penerapan pendekatan PAKEM yang sedang dikembangkan. Walaupun terdapat kelemahan dalam penerapannya, metode ini masih mungkin dapat dilaksanakan dengan model penugasan proyek. Waktu yang digunakan siswa adalah waktu di luar kegiatan belajar-mengajar (KBM). Model penugasan proyek ini sangat dianjurkan dalam pembelajaran Kurikulum 2013. Jika metode ini dapat diterapkan, saya yakin akan berdampak sangat positif kepada siswa. Apalagi kalau hasil pekerjaan siswa tersebut diterbitkan dan dipasarkan, tentu sangat membanggakan.

Contoh 4

contoh yang ke empat adalah contoh teks tanggapan kritis tentang unbk mengenai kekurangan dan kelebihannya.

Ujian Nasional Berbasis Komputer

Resume atau Ringkasan

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) disebut juga Computer Based Test (CBT) adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya. Dalam pelaksanaannya, UNBK berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas atau Paper Based Test (PBT) yang selama ini sudah berjalan.

Penyelenggaraan UNBK pertama kali dilaksanakan pada tahun 2014 secara online dan terbatas di SMP Indonesia Singapura dan SMP Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Hasil penyelenggaraan UNBK pada kedua sekolah tersebut cukup menggembirakan dan semakin mendorong untuk meningkatkan literasi siswa terhadap TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Selanjutnya secara bertahap pada tahun 2015 dilaksanakan rintisan UNBK dengan mengikutsertakan sebanyak 556 sekolah yang terdiri dari 42 SMP/MTs, 135 SMA/MA, dan 379 SMK di 29 provinsi dan luar negeri. Pada tahun 2016 dilaksanakan UNBK dengan mengikutsertakan sebanyak 4382 sekolah yang tediri dari 984 SMP/MTs, 1298 SMA/MA, dan 2100 SMK.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Klik (X) kali tuk menutup
Dukung kami dengan ngelike fanspage ×