7 Example/Contoh Review Text Singkat Terbaru (tentang Film Laskar Pelangi, Buku, Ekonomi, dan lagu)

Kali ini kita akan membahas materi 7 contoh/example review text singkat terbaru yang materi ini kita dapatkan di tingkat Sma/Smk kurikulum terbaru. Adapun ciriciri yang harus kalian pahami mengenai contoh/review text singkat tentang film laskar pelangi, buku, ekonomi, dan lagu. Beserta dengan strukturnya (generic structure) dalam bahasa inggris.
7 Example/Contoh Review Text Singkat Terbaru (tentang Film Laskar Pelangi, Buku, Ekonomi, dan lagu)

Review text adalah teks yang ditujukan untuk meninjau suatu karya, baik film, buku dan sebagainya, untuk mengetahui kualitas, kelebihan serta kekurangan yang dimiliki oleh karya tersebut. Tujuan koomunikatif dari Review text adalah to criticise an art work, event for a public audience (melakukan kritik terhadap peristiwa atau karya seni ataupun lainnya untuk khalayak umum).

Pengertian Review Text

Review Text dapat diartikan sebagai teks yang bertujuan untuk meninjau, mengkritik, atau mengulas suatu karya atau kejadian di masyarakat, seperti buku, film, acara tv, produk kecantikan, mobil, hand phone, laptop, rekaman, konser dan sebagainya.

Generic Structure (Strukturnya)

STRUKTUR UMUM
 
di dalam review text ada 4 strukutur yaitu introduction, evaluation, interpretation, dan summary.

1. Introduction
Bagian ini berisikan gambaran umum tentang sebuah karya atau benda yang akan ditinjau. Gambaran umum tentang karya atau benda tersebut dapat berupa nama, kegunaan dan sebagainya.

2. Evaluation
Bagian evaluation ini memberikan gambaran yang lebih mendetail terhadap suatu karya atau benda yang akan direview. Gambaran tersebut dapat berupa bagian-bagiannya, keunikan ataupun kualitasnya. Pada bagian ini hindari memberikan terlalu banyak deskripsi mengenai karya atau benda tersebut, untuk menjauhkan kesan ‘mengajarkan’ pembaca. Istilah yang digunakan dalam struktur umum yang kedua ini adalah tidak jauh dari kata ‘baik’ atau ‘tidak’ karya atau benda tersebut.

3. Interpretation
Bagian ini menjelaskan pandangan dari penulis mengenai karya atau benda yang direviewnya. Bagian interpretation dilakukan setelah melakukan evaluasi yang cukup terhadap karya atau benda tersebut. Tidak jarang, penulis akan membandingkannya dengan karya atau benda yang mirip. Hal ini dilakukan untuk mendukung dan memperkuat pandangan penulis.

4. Summary
Penulis memberikan kesimpulan pada bagian terakhir dari Review text yang menjelaskan apakah karya atau benda yang direviewnya berharga atau tidak kepada pembaca.


Contoh/Example Review Text

inilah 7 contoh/example review text sebagai berikut.

Contoh 1

contoh pertama merupakan contoh review text singkat terbaru tentang film laskar pelangi.

Book Title: Laskar Pelangi
Author: Andrea Hirata
Publisher: The Library Landscape
Thick book: 534 page
The novel work of Andrea Hirata with a thick book of 534 pages contains a very interesting story. The story is in this Novel is the true story of an author in pursuit of his dream to the French State. This lively story touted to be used as a very interesting Film by renowned Director Mira Lesmana and Riri Riza. This novel is able to make the reader feel like drifting and carried into the story inside.
Andrea Hirata is someone who likes to dream in the run of his life. However, the dream she would try to become a reality. In the Novel she’s more telling about his past in Belitong. So the story is in this Novel is true – true is the same as the original place of the occurrence of the incident.
The language style of Andrea Hirata is considered good style and very interesting, in it besides using Indonesian Language also use Malay language which makes the reader look a little confusion and having to guess what the intent of the language. However, in every sense of the Malay language used there is always the lowest dikalimat, so after reading the sense of the language we can digest the Malay language was once again a little less understandable.
There is a Groove in the Novel is a mix of Groove, but the more dominant plot forward. The author uses a first person perspective, because the author is a flagship store in this story. So that‘s the story for readers curious so would like to finish reading it. The novel contains many useful mandate for its readers. Andrea Hirata teaches us not to despair, in advance if they wish to achieve the desired dream.
The way the author describes a character – character in the story is different in a way commonly used by other Authors.
The main character of the story is named Curls he was a boy – a tough boy, clever, brave, and want to learn for the sake of a dream that like to diwujudkannya. The character of latitude is a boy – a very smart boy, genius, daring, but because of the keadaanlah that makes him dropping out of school. Figure Mahar was a boy – smart boy singing, intelligent, and like against it – things unseen (mystery), Bu Mus is a woman who is very good, wise, and a well-loved teacher pupil – student, and many others.
Story in Laskar Pelangi begins from the life of a boy named Curls who started the school with have to wait ten children who want to attend school, in school the curls. With anxious Curls, Sahara, Trapani, Leek, one day, Mahar, latitude, Borek, A kiong, Bu Mus, Harfan Pack, and the parents waiting if there is one more person who would like to attend school in the primary Muhamaddiyah if not up to ten children, then they will not be able to attend school. Because, SD Muhamaddiyah will finish it. They wait for such a long time finally a man witty was fifteen years old and somewhat retarded mentality saved his friend’s also ninth elementary school Muhamaddiyah. Curls and friends-his friend is very happy, finally they can attend school in the primary Muhamaddiyah to achieve the dreams and ideals of condolences with friends – his friend in Belitong.
The interesting thing about this Novel is able to resurrect us not to despair if easy, wanted to achieve a dream. Taught us so well against a fellow friend and want to help each other. In the novel, Andrea Hirata slipped a clever questions that continue to be implied, from the beginning of the story until the end of the story there is a meaning in Malay language and how to read it. However, with all its beauty and kelebihannnya, this Novel makes its readers got a little trouble because of the Malay language, the phrase and khiasan in the sentence makes this story a little bit feels hard. However, this story remains alluring and filled with the message payload can be contemplated and translated with deeper.

Judul Buku : Laskar Pelangi
Pengarang : Andrea Hirata
Penerbit : Bentang Pustaka
Tebal Buku : 534 halaman


 
Novel Karya Andrea Hirata dengan tebal buku 534 halaman ini mengandung sebuah cerita yang sangat menarik. Cerita yang ada didalam Novel ini merupakan kisah nyata dari perjalanan seorang Penulis dalam mengejar mimpinya hingga ke Negara Perancis. Cerita ini pun ramai dipuji hingga dijadikan Film yang sangat menarik oleh Sutradara terkenal Riri Riza dan Mira Lesmana. Novel ini mampu membuat pembaca merasa seperti terhanyut dan terbawa ke dalam cerita didalamnya.

Andrea Hirata adalah Seseorang yang suka bermimpi dalam menjalankan hidupnya. Namun, mimpi itu akan dia usahakan untuk menjadi kenyataan. Didalam Novelnya Dia lebih menceritakan tentang masa lalunya di Belitong. Sehingga cerita yang ada didalam Novel ini benar – benar bersuasana sama seperti tempat asli terjadinya kejadian tersebut.

Gaya bahasa yang digunakan Andrea Hirata dianggap sebagai gaya yang baik dan sangat menarik, didalamnya selain menggunakan Bahasa Indonesia juga menggunakan Bahasa Melayu yang membuat para pembaca tampak sedikit kebingungan dan harus menerka apa maksud dari bahasa tersebut. Namun, arti didalam setiap Bahasa Melayu yang digunakan selalu terdapat dikalimat terbawah, sehingga setelah membaca pengertian dari Bahasa yang digunakan kita dapat mencerna kembali Bahasa Melayu yang tadinya sedikit kurang dimengerti.

Alur yang terdapat didalam Novel ini adalah Alur Campuran, namun lebih dominan menggunakan Alur Maju. Pengarang menggunakan sudut pandang orang Pertama, karena Penulis merupakan Toko Utama didalam cerita ini. Sehingga ceritanya membuat penasaran bagi para pembaca sehingga ingin cepat menyelesaikan membacanya. Novel ini banyak mengandung amanat yang bermanfaat bagi para pembacanya. Andrea Hirata mengajarkan kita agar tidak terlebih dahulu Putus Asa, jika ingin meraih mimpi yang diinginkan.
Cara pengarang menggambarkan tokoh – tokoh dalam cerita ini berlainan dengan cara yang biasa dipakai oleh Pengarang lainnya.

Tokoh utama dari cerita ini bernama Ikal ia adalah Seorang anak laki – laki yang tangguh, pintar, berani, dan mau belajar demi mimpi yang ingin diwujudkannya. Tokoh Lintang adalah Seorang anak laki – laki yang sangat cerdas, jenius, berani, tetapi karena keadaanlah yang membuat dia Putus Sekolah. Tokoh Mahar adalah Seorang anak laki – laki yang pintar menyanyi, cerdas, dan suka terhadap hal – hal yang gaib (misteri), Bu Mus adalah Seorang wanita yang sangat baik, bijaksana, dan guru yang sangat dicintai murid – muridnya, dan masih banyak tokoh lainnya.

Kisah dalam Laskar Pelangi ini diawali dari kehidupan seorang anak yang bernama Ikal yang memulai sekolah dengan harus menunggu sepuluh anak yang ingin bersekolah di sekolah Ikal. Dengan cemas Ikal, Sahara, Trapani, Kucai, Syahdan, Mahar, Lintang, Borek, A kiong, Bu Mus, Pak Harfan, dan para orang tua murid menunggu apakah ada satu orang lagi yang ingin bersekolah di SD Muhamaddiyah jika, tidak sampai sepuluh anak maka, mereka tidak akan bisa bersekolah. Karena, SD Muhamaddiyah akan tamat riwayatnya. Sekian lama mereka menunggu akhirnya Seorang pria jenaka berusia Lima belas tahun dan agak terbelakang mentalnya menyelamatkan kesembilan temannya juga Sekolah SD Muhamaddiyah. Ikal dan teman – temannya sangat senang, akhirnya mereka bisa bersekolah di SD Muhamaddiyah untuk meraih mimpi dan cita – citanya bersama teman – temannya yang luar biasa di Belitong.

Hal yang menarik dari Novel ini adalah dapat membangkitkan kita agar tidak mudah putus asa jika, ingin meraih mimpi. Mengajarkan kita agar baik terhadap teman sesama dan mau untuk saling membantu. Dalam Novelnya, Andrea Hirata pandai menyelipkan pertanyaan yang terus tersirat, dari awal cerita sampai akhir ceritanya terdapat arti dari Bahasa Melayunya dan cara membacanya. Namun, dengan segala keindahan dan kelebihannnya, Novel ini membuat para pembacanya mendapat sedikit kesulitan karena adanya Bahasa Melayu, adanya ungkapan dan khiasan dalam kalimat membuat cerita ini sedikit terasa sulit. Walaupun begitu, cerita ini tetap memikat dan penuh dengan muatan pesan yang dapat direnungkan dan diterjemahkan dengan lebih dalam.

Contoh 2 

contoh kedua merupakan contoh review text singkat tentang buku-buku.

Rhymes of the Times By: Harold Matthew Nash 
Publisher: Booksurge
Reviewed by: John Lehman
   
I particularly liked the first few pages of this book where the poet acknowledges those who have helped him and tells us something about his life. Too often writing is a lonely task and poetry so personal that it excludes others until they read the final result. But both poets and audiences are intimately involved in the process. Readers are not consumers looking for a pair of shoes, but people trying to discover something about how they feel, as well as understand the emotions of the person writing the poem. This spirit of openness and participation is right here from the start in this collection. 

Harold is one of nine children, raised by his mother. In the Introduction he tells us about public moments that have shaped his life (Martin Luther King’s ”I Have a Dream” speech, Muhammad Ali’s “I can float like a butterfly and sting like a bee.”) as well as very private ones like attending the wedding of a girl he was still very much in love with. This not only gives us an insight into the person behind these poems, it helps us understand their inspiration and connection to things outside of the words. “The Bee in the Web” draws on the “butterfly”/”bee” of Ali’s boast, yet expands on it to a message of racial harmony as opposed to one of militant aggression and separatism. 

There are some great titles (“The Martian and the Wino,” “W Stands for Wrong", ”Fasten Your Seatbelt”) and lines that make us think (“Sometimes I feel that life’s a curse, has front-wheel drive and no reverse” and the very poignant “I hate in order to protect yourself—you pack a gun or mace. So why don’t I say what the hell and hate the human race.”) There are also some bad lines: “Her skin is cream, her body is slim. Looking at her makes the average saint sin.”—perhaps, but what or who is “the average saint”? The book ends with a sweet poem by Charla Angeline Hultmann (and I really like the candor of her bio) called “Gift” and “giving” is the real spirit of this book of poetry. 

I will be honest, I am not a fan of rhyme. There is a delight in adjacent sounds rubbing together—vowels held and savored, consonants clicking in a row—but “easy” rhymes (“head”/“dead”; “love”/”dove”; “moon”/”prune”) tend to overshadow poetic subtleties, determine word choice and the words themselves lose their meaning, becoming clich├ęs. But this is the music of this poet’s generation, and there is no denying that poetry is more alive, more meaningful and more accessible than it has ever been at any other time during my life. PS I do love the “Osama” “mama” rhyme. In general I think it would benefit Harold Nash’s development to read more of the published contemporary Black poets. 


But form aside, this is an honest (courageous and unflinching) look at life today—one we need to share together for the survival of us all. That is “Rhymes of the Times” message. And it is a good one.


Sumber : http://www.englishindo.com/2012/01/review-text-penjelasan-contoh.html#ixzz4vizNKPNA

Contoh 3 

contoh 3 meruapakan contoh/example singkat tentang lagu-lagu barat dan indonesia.

You can look to the this lyric “Put your makeup on/Get you nails done/Curl your hair/Run the extra mile/Keep it slim, so they like you, do they like you?”. It explains how women try to beautify themselves to make other people happy and love them. Then, in the chorus she sings “You don’t have to try so hard/ You don’t have to give all away/ You just have to get up, get up, get up/ You don’t have to change a single thing.” In that point, Caillat tries to persuade women not to push themselves to be beautiful. They don’t have to change themselves into someone else because they already have their natural beauty. They just need to be confident and proud of themselves.

I conclude that this song is really cool with its very positive message to all of women in this world. Keep positive thinking and enjoy this song.

 
Artinya:

Try adalah lagu dari seorang penyanyi dan penulis lagu amerika, Colbie Caillat, dalam album kelimanya yang berjudul “Gypsy Heart.” .Lagu ini itu ditulis oleh Caillat , Babyface , dan Jason Reeves. Lagu ini dirilis pada Juni 2014.

Lagu ini adalah lagu pop dengan tempo balad yang sedang. Instrumen digunakan penuh dengan gitar akustik yang lembut dan sedikit piano. Kombinasi yang indah dengan vokal lembut Caillat. Musik video dari lagu ini melibatkan para penggemar perempuan dan para seniman seperti Sara Bareilles, Jessie J, Christina Perri, Sheryl Crow, dan lainnya tanpa menggunakan riasan wajah. Dari lirik lagu ini, Caillat ingin mempromosikan tentang kecantikan yang sesungguhnya dan alami.

Anda dapat melihat lirik ini “pakai riasanmu/hias kukumu/keriting rambutmu/hingga mereka menyukaimu, apakah mereka menyukaimu?”. Ini menjelaskan bagaimana wanita mencoba untuk mempercantik dirinya untuk membuat orang lain senang dan menyukai mereka. Lalu, pada reff ia bernyanyi “kamu tidak perlu berusaha sangat keras/Kamu tidak perlu memberikan semua/ Kamu hanya harus bangkit, bangkit, bangkit/ kamu tidak perlu berubah sedikitpun”. Dalam hal itu, Caillat mencoba untuk mengajak para perempuan agar tidak memaksakan diri untuk tampil cantik.Mereka tidak perlu berubah menjadi orang lain karena mereka telah memiliki kecantikan alami mereka sendiri. Mereka hanya perlu bangga dan percaya pada diri mereka sendiri .

Saya menyimpulkan bahwa lagu ini sangat keren dengan pesan yang sangat positif dalam liriknya kepada seluruh wanita di dunia. Tetap berpikir positif dan selamat menikmati lagu ini.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Klik (X) kali tuk menutup
Dukung kami dengan ngelike fanspage ×