Permainan Catur (Pengertian, Sejarah, Asal mula, Istilah, dan Peraturannya)

kali ini admin akan memberikan tentang Olahraga Catur yang sering di mainkan oleh siapapun. Permainan catur ini ada beberapa pengertian, sejarah, asal mula, istilah dan peraturannya yang anda harus ketahui terlebiih dahulu. Apa saja itu?
Permainan Catur (Pengertian, Sejarah, Asal mula, Istilah, dan Peraturannya)


Pengertian Permainan/Olahraga Catur


Catur adalah permainan klasik yang sangat di gemari oleh banyak orang di seluruh dunia. Catur telah ada sejak jaman dahulu kala dan terus berkembang setiap waktunya. Catur biasa di mainkan oleh semua kalangan, mulai dari yang muda sampai yang tua. Dan kali ini satrio akan jelaskan sedikit sejarah dan pengertian dari permainan catur ini.

Sejarah ( Asal Mula adanya Catur)

Sejarah permainan ini bermula pada abad ke-6, di India. Selama masa pemerintahan raja-raja Gupta, permainan ini disebut caturaṅga.

Dari India, catur menyebar ke Persia dan disebut sebagai shatranj di Sassanid.

Aturan permainan ini lantas dikembangkan lebih lanjut, dan segera, Shatranj menjadi aktivitas rekreasi kerajaan favorit di dunia muslim. Dari Persia, catur kemudian menyebar ke Arab.

Catur selanjutnya dikenal di seluruh Spanyol dengan nama ajedrez dan sebagai xadrez di Portugal.

Perlahan-lahan, caturanga menjadi zatrikion dalam bahasa Yunani, dan akhirnya menyebar di Eropa.

Pada masa-masa kemudian, papan permainan catur didistribusikan dalam bentuk souvenir dan cinderamata di keluarga kerajaan dan masyarakat umum.


 
Penelitian sejarah menunjukkan bahwa catur mencapai Eropa Barat dan Rusia pada abad ke-9.

Orang Moor dikreditkan sebagai yang mempopulerkan permainan ini di Semenanjung Iberia, di abad ke-10 dan disebutkan dalam naskah abad ke-13 sebagai shatranj.

Pada tahun 1200, aturan permainan catur mulai didefinisikan di Eropa selatan. Sedangkan aturan yang menjadi dasar aturan modern pertama kali diadopsi di Spanyol dan Italia.

Aturan ini lantas menyebar ke seluruh dunia barat, kecuali aturan ‘stalemate’. Aturan ini baru didefinisikan pada abad ke-19, dan kemudian mendapat julukan baru: Western Chess.

Buku yang menulis teori awal catur ditulis pada abad ke-15. Buku ‘Repetición de Amores y Arte de Ajedrez’ atau ‘Pengulangan Cinta dan Seni Bermain Catur’ diterbitkan pada tahun 1497, dan ditulis oleh Luis Ramirez de Lucena.

Sementara itu, di Eropa, banyak aturan awal ditentukan oleh Lucena, Pedro Damiano, Giovanni Leonardo Di Bona, Giulio Cesare Polerio, Gioachino Greco, dan Ruy López de Segura.

Pada abad ke-18, catur menjadi sangat terkenal di Eropa Selatan dan Perancis. François-André Danican Philidor, Louis-Charles de Mahé La Bourdonnais, dan Alexander McDonnell adalah di antara beberapa grandmaster catur pertama.

Turnamen catur modern pertama kali dimenangkan oleh Adolf Anderssen, di London, pada tahun 1851.

Beberapa pemain catur ternama di era modern diantaranya adalah Paul Morphy, Wilhelm Steinitz, Johannes Zukertort, Emanuel Lasker, José Raúl Capablanca, Gary Kasparov, Anatoly Karpov, dan Viswanathan Anand.

Istilah-Istilah Dalam Catur


Berikut adalah istilah dalam catur yaitu rokade, en passant, promosi, dan skak perhatikan sebagai berikut.

1. Istilah Rokade

Rokade atau dalam bahasa Inggris disebut dengan castling. Rokade adalah sebuah gerakan khusus dalam permainan catur. Gerakan ini dilakukan oleh raja dengan benteng. teknisnya adalah, Raja bergerak dua petak menuju Benteng di baris pertamanya, kemudian meletakkan Benteng pada petak terakhir yang dilalui Raja. Ada persyaratan tertentu untuk bisa melakukan gerakan rokade ini. Persyaratannya sebagai berikut :

- Bidak Raja dan Benteng yang akan dijalankan untuk rokade harus belum pernah bergerak atau melangkah sebelumnya.

- Tidak ada bidak lain di antara Raja dan Benteng, artinya tidak ada penghalang antara bidak raja dan bidak benteng.

- Raja tidak dalam keadaan sedang di-skak, dan petak-petak yang dilalui Raja tidak sedang diserang oleh bidak lawan.

Ada beberapa kesalahan umum yang terjadi ketika pecatur sedang bermain, dan itu seharusnya tidak berlaku. Perhatikan berikut ini :

- Bidak benteng yang akan dijalankan untuk rokade sedang dalam posisi diserang.

- Jika benteng yang akan digunakan rokade berada di sisi Ratu, maka petak yang berada tepat di samping Benteng tersebut tidak boleh dalam serangan.

2. Istilah En passant

Istilah En passant adalah posisi dimana pion bergerak dengan dua petak maju dan ada pion lawan yang berada satu petak dalam baris tujuan. Maka pion lawan bisa menangkap dan menempati petak yang baru dilewati oleh pion tersebut (seakan-akan pion tersebut bergerak satu petak maju). Namun perlu juga diingat bahwa langkah ini hanya bisa dilakukan sesaat sesudah langkah pion maju dua petak. Atau hak pemain lawan untuk melakukan langkah en passant ini akan hilang.

3. Istilah Promosi

Promosi dalam permainan catur sangat disukai. Posisi pion bisa mendapatkan promosi adalah ketika pion telah maju sampai menempati baris paling akhir di petak lawan. Jika pion telah berada pada posisi ini, maka pion harus diganti dengan bidak yang lain sesuai dengan keinginan pemain pemilik pion tersebut. Tidak ata aturan khusus yang membatasi pion untuk menjadi bidak yang lain. Jadi bebas, bisa dijadikan benteng, gajah atau kuda.

4. Skak

Keadaan skak berarti adalah ketika Raja di serang oleh bidak lawan. Pecatur yang rajanya sedang dalam keadaan diskak, maka harus menggerakkan rajanya agar tidak di skak. Bida menggeser, bisa melindungi nya dengan bidak yang lain dengan cara menutup jika ada petak kosong diantara bidaklawan yang menyerang dan raja yang di serang. Ketika raja sedang diskak, pergerakan rokade tidak diijinkan.

Peraturan Dalam Catur

Ada 10 aturan yang anda harus patuhi sebelum bermain catur. Apa saja itu ?
  1. Bermain catur harus sportif dengan tidak menggangu konsentrasi lawan yang sedang berpikir, berjiwa atlet dengan selalu berpedoman pada semboyan Catur Gen’s Una Sumus yang artinya kita Satu Keluarga. 
  2. Melangkah bergantian, pemain buah putih  berjalan duluan, lalu kemudian pemain Buah Hitam. 
  3. Buah yang sudah dipegang harus di jalankan, terkecuali buah tersebut tidak mungkin untukdi jalankan. 
  4. Langkah yang dinyatakan sudah selesai, apabila tangan telah melepaskan buah yang dipegang. 5. Buah yang dipegang, dan menyentuh Buah lawan, harus dimakan/ditangkap, terkecuali buah tersebut tidak mungkin untuk dimakan/ditangkap. 
  5. Rokade ada dua cara, yaitu : Rokade panjang dan Rokade Pendek. Raja harus di pegang duluan, dengan ketentuan raja tidak diancam oleh buah Lawan 
  6. Raja dalam Keaadaan Terancam (Open), dan lawan Salah melangkah, Langkah Tersebut bisa diulang (langkah lain).
  7. Bidak yang terdorong dua langkah, sejajar dengan buah lawan, terserah pemain yang bersangkutan dipukul atau Tidak (en passant). 
  8. Bidak Promosi, atau bidak di petak akhir harus diganti, terserah pemain yang bersangkutan. 
  9. Skak atau Ster, boleh dibilang dan boleh tidak. 
  10. Buah yang Dinyatakan Mat : Jika lawan menyerah, Raja lawan Mat, waktu berpikir sudah habis (jarum jam jatuh) .
  11. Buah yang dinyatakan Remis (Draw): Persetujuan kedua belah pihak, Skak abadi 3 kali berturut – turut, bangunan Sama 3 kali berturut- turut, tidak Saling Memukul Selama 40 langkah. 

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Klik (X) kali tuk menutup
Dukung kami dengan ngelike fanspage ×